UNDANG-UNDANG, HAKIM DAN HUKUM

Berikut teori yang menjelaskan huubungan antara Hukum , Hakim dan UU

 

  1. 1.      Aliran Legisme , pada pokoknya berpandangan

 

1)hukum itu harus tertulis

2)kedudukan hakim pasif

3)hakim hanya sebagai terompet uu

kelebihan

1)mendapat kepastian hukum

2)hakim tidak bisa sewenang-wenang

kelemahan

1)tidak mengakui hukum yang tidak tertulis padahal hukum yang tidak tertulis dapat melengkapi uu malahan hukum tidak tertulis (kebiasaan) dapat menyampingkan uu di kuatkan oleh pengadilan

2)hakim terlalu terikat oleh uu,padahal sikap uu terbatas

3)hakim tidak boleh melakukan penafsiran

            2. Aliran Begriffsjurisprudenz

pandangan

1)hakim harus memperluas uu

2)hakim dituntut menggunakan rasio dan logika dalam menentukan hukum, dan dapat dimungkinkan rasa keadilan

3)hakim tidak dapat dipersalahkan karena baginya berlaku asas lex dura sedtramen artinya hukum itu keras tapi memang demikian adanya

kelebihan

1)menghargai logika dan rasio hakim

2)hakim diperbolehkan interprestasi dan kontruksi

kelemahan

1)selalu mendewa-dewakan logika dan rasio sehingga menyampingkan prasaan dan keadilan

2)keadilan dan manfaat kemasyarakatan tidak dijadikan bahan pertimbangan

3)hukum dapat dirobah oleh dogma

            3.Aliran Interessenjurisprudenz Atau Freirechtsschule

pandangan

1)aliran ini menolak pandangan 1 dan 2

2)hakim tidak terikat oleh uu

3)hakim diberikan (frei ermessen) kebebasan berpendapat

kelebihan

1)hakim diberi kebebasan menilai dan menimbang kepentingan-kepentingan masyarakat

kelemahan

1) kesewenang-wenangan hakim

2)hakim terlalu berkuasa (subjektif)

            4.Aliran Soziologische Rechtsshule

pandangan

1)kebebasan hakim harus dibatasi

2)putusan hakim harus berdasarkan uu,rasakeadilan, dan kesadaran hukum yang hidup dalam masyarakat

3)hakim harus mempunyai pengetahuan yang luas tentang kemasyarakatan

kelebihan

1)hakim bisa memutuskan hukum yang adil yang sesuai dengan hukum yang hidup dalam masyarakat

            5.Aliran Sistem Hukum Terbuka (Open System Van Het Recht)

pandangan

1)hukum itu merupakan suatu sistem dan sistem itu bersifat terbuka tetapi juga ada yang tertutup (mengenai pembagian hak yang diatur oleh uu)

2)hakim harus melakukan penafsiran yang luas tetapi dikaitkan dengan sistem yang lain

3)hakim dalam  melaksanakan hukum  menambahkan sesuatu yang baru dengan mempertimbangkan hubungannya dengan yang telah ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s